BIMTEK PELAKSANAAN PENAGIHAN KREDIT YANG EFEKTIF

BIMTEK PELAKSANAAN PENAGIHAN KREDIT YANG EFEKTIF

BIMTEK PELAKSANAAN PENAGIHAN KREDIT YANG EFEKTIF Dengan semakin berkembangnya kegiatan perekonomian dan kegiatan usaha suatu perusahaan atau koperasi, maka dirasa perlu adanya sumber-sumber untuk penyediaan dana guna membiayai kegiatan usaha yang semakin berkembang tersebut. Dengan demikian dana yang diperlukan untuk suatu kegiatan usaha dapat disebut juga sebagai factor produksi yang sejajar dengan factor-faktor produksi lainnya seperti peralatan mesin, bahan baku/ bahan penolong, kemampuan teknologi, manajemen dll, sebagai suatu sumber ekonomi yang termasuk langka. Oleh karena itu, hubungan antara pertumbuhan suatu kegiatan perekonomian atau usaha...

Lanjutkan membaca

BIMTEK MANAJEMEN PENGELOLAAN KEUANGAN

BIMTEK MANAJEMEN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN AKUNTANSI KOPERASI

BIMTEK MANAJEMEN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN AKUNTANSI KOPERASI Untuk meningkatkan kemampuan Koperasi dalam menyajikan laporan keuangan dengan baik dan benar sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku, maka Pusat Studi Konsultasi Nasional (PSKN) menyelenggarakan Bimtek Manajemen Pengelolaan Keuangan dan Akuntansi Koperasi serta Analisa Laporan Keuangan Koperasi guna untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang mencakup neraca, laporan operasional, arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Selain laporan keuangan, Koperasi diwajibkan untuk menyusun laporan kinerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan (

Lanjutkan membaca

BIMTEK PENERAPAN GCG

BIMTEK PENERAPAN GCG SESUAI POJK NO.4/POJK.03/2015 DAN MANAJEMEN RESIKO SESUAI POJK NO. 13 TAHUN 2015

BIMTEK PENERAPAN GCG SESUAI POJK NO.4/POJK.03/2015 DAN MANAJEMEN RESIKO SESUAI POJK NO. 13 TAHUN 2015 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah mengeluarkan peraturan OJK No. 4 Tahun 2015 tentang penerapan tata kelola yang baik bagi BPR/BPRS. Penerapan tata kelola penting dilakukan karena risiko dan tantangan yang dihadapi BPR/BPRS kedepan, baik dari intern maupun ekstern semakin banyak dan kompleks. Penerapan tata kelola pada akhirnya harus menjadi budaya bagi seluruh pegawai BPR/BPRS dalam setiap pelaksanaan proses kegiatan operasionalnya serta transparan kepada seluruh Stokeholders.

Lanjutkan membaca

BIMTEK AUDIT INTERN BPR

BIMTEK AUDIT INTERN BPR

BIMTEK AUDIT INTERN BPR Merupakan proses pemeriksaan independen dan objektif yang dilakukan oleh fungsi audit internal di lembaga keuangan mikro, yaitu BPR (Bank Perkreditan Rakyat) atau BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah) berdasarkan kerangka kerja yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Audit internal ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa BPR/BPRS telah mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku serta menjalankan operasionalnya dengan baik. Dalam audit internal BPR/BPRS, auditor internal akan melakukan penilaian terhadap berbagai aspek yang terkait dengan fungsi dan kegiatan lembaga keuangan tersebut. Audit ini meliputi evaluasi terhadap manajemen risiko, ...

Lanjutkan membaca

BIMTEK PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO

BIMTEK PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BERDASARKAN POJK NO.44/POJK.05/2020 & PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK (LJKNB)

BIMTEK PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BERDASARKAN POJK NO.44/POJK.05/2020 & PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK (LJKNB) Meski sudah di undangkan sejak pertengahan tahun 2020, hingga saat ini, masih belum banyak sosialisasi POJK No. 44/POJK.05/2020 tentang Manajemen Risiko LJKNB. Pendiri, Pengurus dan Dewan Pengawas/ LJKNB maupun Pelaksana Tugas Pengurus yang belum sepenuhnya memahami filosofi dan isi dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tersebut beserta peraturan pendukungnya dan POJK No 01/POJK.05/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi LJKNB yang mewajibkan kepada Pengurus dan Pelaksana Tugas Pengurus LJKNB dan bidang ya...

Lanjutkan membaca

BIMTEK KEPABEANAN BANK DAN ASURANSI

BIMTEK KEPABEANAN BANK DAN ASURANSI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 259 / PMK.04 / 2010 PER DIRJEN BC PER – 02/BC/201

BIMTEK KEPABEANAN BANK DAN ASURANSI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 259 / PMK.04 / 2010 PER DIRJEN BC PER – 02/BC/201 Dalam upaya meningkatkan pelayanan, penyederhanaan ketentuan dan menjamin kepastian hukum kepada para pemangku kepentingan, perlu mengatur kembali ketentuan mengenai jaminan dalam rangka kepabeanan.  Dalam hal Penjaminan atau surety atau Terjamin tidak mencairkan dan menyetorkan uang hasil pencarian Jaminan sehingga dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 259/PMK.04/2010 tentang Jaminan Dalam Rangka Kepabeanan, Pejabat Bea dan Cukai yang ditunjuk memberitahukan hal tersebut secara tertulis...

Lanjutkan membaca

BIMTEK PENERAPAN PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG

BIMTEK PENERAPAN PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG DAN PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME DI SEKTOR JASA KEUANGAN

BIMTEK PENERAPAN PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG DAN PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME DI SEKTOR JASA KEUANGAN Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.01/2017 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan, tanggal 30 September 2019, OJK telah menerbitkan POJK Nomor 23/POJK.01/2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.01/2017 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan. Semakin berkembangnya kompleksitas p...

Lanjutkan membaca

PELATIHAN PROBLEM SOLVING DAN DECISION MAKING

PELATIHAN PROBLEM SOLVING DAN DECISION MAKING

PELATIHAN PROBLEM SOLVING DAN DECISION MAKING Dalam kegiatan dan kehidupan sehari-hari (baik pribadi maupun di perusahaan), tidak ada pekerjaan yang tidak melibatkan keahlian problem solving and decision making  demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dunia bisnis saat ini menghadapi tantangan yang lebih berat lagi dibanding masa lalu. Persaingan yang dahsyat, teknologi yang berubah demikian cepat, munculnya pemain-pemain baru dalam bisnis yang menggerogoti bisnis kita, hingga tuntutan karyawan yang tidak ada habis-habisnya. Fakta membuktikan bahwa banyak perusahaan yang tidak mampu menjawab tantangan tadi dengan efektif. Pendekatan yang terlalu menganggap enteng masalah, mengambil keputusan tanpa me...

Lanjutkan membaca

PELATIHAN APPRECIATIVE LEADERSHIP

PELATIHAN APPRECIATIVE LEADERSHIP

PELATIHAN APPRECIATIVE LEADERSHIP Appreciative Leadership adalah pendekatan yang segar, merupakan pendekatan yang berbeda dalam mengelola organisasi. Metoda ini memutarbalikkan pemikiran manajemen yang ada selama ini. Metoda ini menunjukkan bagaimana mencapai kinerja tinggi dengan “positive power.” Ketika anda memimpin berlandaskan pada Appreciative Leadership, yang anda butuhkan adalah 5 I, yaitu: INQUIRY: Memimpin dengan sukses dengan mengajukan powerful questions. ILLUMINATION: Menarik keluar dan membangun yang terbaik dari setiap orang yang anda pimpin. INCLUSION: Mengajak, bekerja sama untuk ‘menciptakan” masa depan bersama-sama (cocreate the fut...

Lanjutkan membaca

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL Gelombang  Revolusi Industri 4.0 yang begitu cepat menghadirkan berbagai tantangan dan juga ancaman, terutama bagi industri, proses bisnis dan ketenagakerjaan. Atmosfir ini meniscayakan adanya perubahan mindset, cara kerja, dan pola membangun hubungan yang harmonis antar kelompok masyarakat maupun organisasi. Revolusi Industri 4.0 merupakan  sebuah fase yang secara umum tentang otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi pabrik, robotic dan artificial intellegence. Fase ini pada akhirnya menghasilkan "Smart Process“, yang di dalamnya  tersusun moduler, algoritma, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual, dan membuat keputusan secara desent...

Lanjutkan membaca